Mendesain Rasa Seduhan Kopi

Kenapa wikikopi menyediakan kopi dalam bentuk biji sangrai (roasted bean)? Karena wikikopi ingin menjamin kesegaran dan kualitas kopi. Dalam bentuk bubuk (ground) banyak rasa dan aroma kopi yang mudah lepas, bahkan dalam hitungan detik. Kopi pun akan rentan berasa hambar. Processed with VSCOcam with a6 preset

Dalam bentuk biji, kita juga akan lebih mudah memastikan kwalitas kopi yang dikelola oleh petani dan penyangrai (roaster).

Untuk bisa mengoptimalkan rasa tiap kopi, yang terbaik adalah dengan membubukkannya sesaat sebelum diseduh. Alat yang biasa diperlukan adalah coffee grinder, baik elektrik maupun manual.

Tapi bagaimana bila kita tak memiliki grinder? Tenang saja. Beragam alat bisa kita manfaatkan untuk bisa menikmati rasa istimewa kopi.

Salah satu alat yang bisa kita pakai untuk mmbubukkan kopi adalah blender. Yakni blender khusus untuk menggiling bebijian. Dalam 1 set blender biasanya ada 2 gelas; berukuran panjang dan pendek. Gelas pendek lah digunakan untuk menjadikan bebijian jadi bubuk.

Untuk membuat 1 cangkir kopi diperlukan -/+ 20 gr kopi, atau sekitar 4 sendok makan.

Kita akan bereksperimen belajar mendesain rasa kopi. Secara sederhana, ada 4 variabel yang akan menentukan rasa kopi; profile roasting, tingkat kehalusan bubuk kopi, suhu air dan durasi waktu kopi bersentuhan dengan air (waktu ekstraksi). Karena kita akan mencoba bikin kopi dengan metode seduh tubruk, variabel waktu ekstraksi tak perlu kita pikirkan.

Kian gosong/gelap profile roasting kopi, rasa yang didapat akan kian pahit. Makin cerah, akan cenderung asam. Kopi wikikopi memiliki profile roasting C+ (city plus). Di profile roasting ini rasa yang didapat cenderung kompleks. Ada pahit, ada asam. Kita bisa atur kopi kita jadi cenderung pahit atau asam dengan mengatur tingkat kehalusan bubuk kopi dan suhu air.

Tuangkan kopi dalam blender, lalu hancurkan. Tingkat kehalusan bubuk kopi akan turut menentukan rasa seduhan kopi. Makin halus bubuk kopi, rasa yang muncul cenderung makin pahit. Bila dibubukkan cenderung kasar, rasa asam yang akan dominan keluar.

Bubuk paling kasar berukuran seperti teh celup. Paling halus bisa mendekati ukuran tepung.

Setelah itu taruh kopi dalam gelas. Masukkan air yang sudah disiapkan. Makin panas suhu air, rasa kopi akan cenderung pahit. Suka pahit? Tuangkan saja air di sekitar suhu 90°c atau sekitar 5 menit setelah selesai mendidih.

Untuk mendapat kopi yang cenderung asam, tuang air di sekitar suhu 83°c atau sekitar 2 menit setelah diangkat dari kompor. Hindari menyeduh kopi dengan suhu air kurang dari 80°c. Di suhu tersebut kandungan gas karbon dalam kopi cenderung belum akan terlepas dan bisa masuk tubuh saat kita ngopi. Dampaknya bisa bikin perut berasa kembung.

Bereksperimen untuk menemukan setelan kopi di lidah masing-masing tentu akan membutuhkan banyak usaha. Salah satunya dengan mengkombinasikan berbagai tingkat kehalusan dan suhu air.

Selamat mencoba.

*Artikel ini adalah rangkaian kegiatan kolaborasi wikikopi x heimlo x matchamu.

One Comment:

  1. nice info. kemarin baru beli wikikopi lewat kolabo wikikopi, heimlo dan matchamu :)
    lg bikin pr bwat numbuk kopi ^^v

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>