Tingkat Kehalusan (Grind Size)

IMG_20140923_145554

fine coarse

Hari baik dimulai dengan kebaikan, menambah baik dengan memikirkan hal- hal baik. Ilmu yang baik juga akan memberikan dampak kebaikan. Baik untuk yang menebar kebaikan, sekaligus yang mendapatkan kebaikan. Efeknya juga akan bertambah baik.

Kopi bisa semakin baik dengan pengetahuan yang sesuai. Ada banyak cara meningkatkan rasa. Aku lebih sering menyebutnya ‘penyesuaian selera’. Bagi penyedu, pengetahuan dasar mengenai biji kopi yang akan disedu bisa meningkatkan kecocokan selera dengan konsumen.

Kita bahas sedikit mengenai ukuran kopi yang digiling (Grind Size). Setelah dipanggang menurut level pemanggangan, ada yang hitam, coklat, coklat kehitaman, bahkan coklat muda. Ada level fine (halus) sampai coarse (kasar) pada kopi. Apa itu?

Manual Brewing memang sedikit banyak bisa lebih di-explore. Misalnya saja sebelum diseduh, kopi yang masih biji bisa dipilih level kehalusannya. Secara rumusnya begini. Semakin halus, maka semakin banyak bagian kopi yang terekstrak.

Apa itu terekstrak? Karena kopi akan bertemu dengan air panas. Saat kopinya halus, maka semakin banyak juga bagian kopi yang akan terkena air panas. Saat itulah terjadi proses kimiawi.

Air + Bubuk Kopi = Kopi

Ada istilah under extraction dan over extraction. Karena kita berbicara soal selera, ideal extraction yang dicari itu biasanya berbeda-beda, namun setiap orang punya standarnya masing-masing. Jadi tugas artisan brewer adalah mencari level kehalusan untuk menemukan ideal extraction-nya masing-masing.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>