Kafein di Kopi

Kafein itu baik untuk tubuh; bila dikonsumsi dalam batas jumlah yang baik.jepret kopi tubruk

Kandungan kafein di kopi banyak faktor yang mempengaruhi. Kafein di varietas arabika lebih rendah dibanding di turunan-turunan varietas coffea canephora; seperti robusta.

Proses rosting juga mempengaruhi kadar kafein dalam kopi. Makin lama biji kopi diroasting, kafeinnya makin berkurang karena turut terbakar. Jadi kopi yang dark roasted cenderung lebih rendah kafein daripada light atau medium roasted.

Kafein juga dipengaruhi durasi bubuk kopi terpapar air panas. Karena itu espresso memiliki tingkat kafein yang sangat rendah karena bubuk kopi hanya terpapar air panas tak lebih dari 25 detik. Kafein di espresso konon lebih rendah daripada kafein di teh.

Karena bubuk kopi cukup lama terpapar air panas, kafein di kopi dengan metode penyeduhan tubruk terhitung tinggi. Perlu dihindari bagi yang ingin minum kopi berkali-kali dalam sehari. Tapi kalau 1 atau 2 cangkir sehari sih masih aman lah…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>