Ironi dari Tanah Simalungun

20150126_095011Salah satu kopi yang kami sertakan di cupping session terakhir lalu adalah kopi dari Purbasaribu, sebuah nagori (desa) di Kabupaten Simalungun, Sumatra Utara. Sebelum ini petani dari sana tak tahu kalau kopi hasil kebun mereka bisa diminum. Selama turun-temurun mereka memelihara kebun dan menjual panen kopi ke tengkulak dan pengepul dengan anggapan kopi mereka hanya bisa buat bahan baku cat….. Iya, cat.

Sentra kopi arabika di Kabupaten Simalungun terdapat di tepian danau Toba yang memang berupa dataran tinggi. Kebanyakan varietas yang ditanam di sana adalah Gayo1 alias Ateng, akronim dari Aceng Tengah. Varietas robusta juga ditanam di daerah yang lebih rendah.

Kopi yang kemarin dicupping berasal dari kebun yang dimiliki oleh kerabat salah satu residen wikikopi, Ade Maria Saragih.

Petani di sana tak pernah minum kopi mereka, takut kalau bisa bikin keracunan. Itu yang selama ini disampaikan pada para pembeli hasil panen mereka. Walhasil, petani menjual kopi arabikanya dan membeli kopi robusta packataupun kopi sobek untuk mereka konsumsi.

Ikhwal kopi di nagori ini dianggap bahan cat oleh petaninya bisa jadi bermula semenjak masa penjajahan. Kontrak dagang suplai kopi antara VOC dan penguasa lokal sering berujung upaya-upaya mengamankan jumlah suplai panen kopi dengan mengibuli petani. Hal ini terjadi di banyak tempat di nusantara. Beberapa masih bisa kita lihat artefaknya, seperti budaya minum seduhan daun kopi di Sumatra Barat.

Hasil cupping memang menunjukkan kopi dari Simalungun ini belum sebagus kopi dari daerah lain. Masih banyak yang perlu diperbaiki pada aspek budidaya dan pascapanen hingga penyimpanan. Meski begitu, kopi ini sudah mulai wikikopi jajakan. Ini adalah upaya kami untuk memberi kesempatan pada penikmat kopi untuk mengapresiasi petani bukan hanya pada hasilnya, tapi juga proses pembelajaran yang ia lakukan.

3 Comments:

  1. Salam kak,

    – Kalau boleh saya tau bagaimana kualitas Kopi Arabica Simalungun sekarang ?
    – Dimana bisa dibeli dan berapa harga per kg nya (yang sudah diroasting) ?

    Terima kasih.

    • Sementara belum panen lagi, jadi masih menunggu kabar proses pemanenannya juga. Lokasinya memang di Simalungun, namun karena luas, kami fokus di 1 petani. Akan kami update setelah panen berikutnya. Insya Allah.

      Bisa didapat di Wikikopi, pasar Kranggan lantai 2. Mampir dulu saja..

  2. Saya sudah ada rencana ingin promosikan hasilnya kopi simalungun di jakarta, kebetulan orang tua petani kopi juga,..
    Boleh nih ka2 kita ketemu saling sering,
    Mudah2an 2016 februari udah ready produk kopinya,
    Bisa hub saya ya ka2 oka siboro081314433431
    Ditunggu.hehhe

Leave a Reply to Farlin sinambela Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>